JAKARTA, Indonesia, 7 Januari, 2026 /PRNewswire/ — Ensign InfoSecurity, penyedia layanan keamanan siber terbesar di Asia Pasifik, kembali tercantum dalam daftar "MSSP Alert Top 250 Managed Security Service Providers 2025". Ensign menempati peringkat ketujuh dan termasuk dalam jajaran 10 besar global selama empat tahun berturut-turut. Peringkat ini juga menegaskan posisi Ensign sebagai MSSP dengan peringkat tertinggi dari kawasan Asia Pasifik.
Daftar "MSSP Alert Top 250" merupakan tolok ukur industri yang dilakukan melalui proses independen setiap tahunnya. Daftar ini memuat managed security service provider terbaik di dunia berdasarkan cakupan layanan, tingkat kemampuan, kinerja pendapatan, dan inovasi. Ensign kini telah tercantum dalam jajaran 10 besar sepanjang 2022, 2023, 2024, dan 2025. Hal ini mencerminkan pertumbuhan berkelanjutan dan keunggulan operasional di tengah meningkatnya ancaman siber global.
"Ensign secara berturut-turut masuk ke dalam daftar MSSP Alert Top 250, Pengakuan ini menjadi bukti akan keteguhan komitmen kami sebagai layanan MSPP kelas dunia, yang selalu mengikuti perkembangan lanskap ancaman siber," ujar Charles Ng, Chief Executive Officer, Ensign InfoSecurity. "Seiring dengan semakin canggihnya ancaman siber, kami tetap berfokus untuk memperkuat perusahaan dengan kapabilitas pertahanan siber berbasis intelijen yang mampu mengantisipasi ancaman, bukan sekadar merespons pelaku serangan siber." Sejalan dengan komitmen strategis terhadap inovasi tersebut, Ensign meluncurkan Agentic Security Operations Centre (SOC) di ajang GovWare 2025—inovasi pertama di Asia yang dirancang dan dikembangkan sepenuhnya secara internal oleh penyedia layanan keamanan siber. Didukung oleh agen AI otonom, platform ini mengintegrasikan adaptive intelligence, analisis terhadap ancaman regional, dan keahlian manusia agar perusahaan mampu mendeteksi, memilah, dan merespons ancaman siber dengan kecepatan mesin. Berbeda dari SOC biasa atau SOC berbasis AI yang mengandalkan otomatisasi terprogram, Agentic SOC secara terus-menerus melakukan persepsi, penalaran, pengambilan keputusan, dan mempelajari pola serangan siber. Hal tersebut akan mempercepat penanggulangan dan memperdalam pemahaman SOC. Agen otonom pada platform ini ikut mengurangi beban kerja analis dan meningkatkan ketahanan operasional di lingkup yang kompleks.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
"Ketika pelaku serangan siber kian gencar memanfaatkan AI dan mengeksploitasi kerentanan ekosistem yang lebih luas, teknologi pertahanan siber harus berkembang melampaui alur kerja manual dan aturan baku," papar Chua Zong Fu, Executive Vice President, International Business & Commercial, Ensign InfoSecurity. "Agentic SOC menandai perubahan mendasar dalam cara yang ditempuh perusahaan untuk bertahan dari serangan siber, yaknidengan memadukan AI adaptif dan pengawasan oleh ahli manusia guna menaklukan pelaku serangan siber."
Informasi selengkapnya tentang Agentic SOC dari Ensign tersedia pada lembar data dan fakta berikut.
Daftar "Top 250 MSSP" Edisi 2025: https://www.msspalert.com/top-250-2025
Tentang Ensign InfoSecurity
Ensign InfoSecurity adalah penyedia layanan keamanan siber terbesar di Asia Pasifik. Berkantor pusat di Singapura, Ensign menyediakan solusi dan layanan yang memenuhi setiap kebutuhan klien. Kompetensi utama Ensign meliputi layanan konsultasi dan jaminan keamanan siber, desain arsitektur dan integrasi sistem, serta layanan keamanan siber pihak ketiga (managed security service) yang mendeteksi ancaman lanjutan, threat hunting, dan merespons insiden. Seluruh kapabilitas ini didukung oleh riset dan pengembangan keamanan siber mandiri. Ensign memiliki rekam jejak lebih dari dua dekade sebagai penyedia layanan tepercaya bagi klien di sektor publik dan swasta di Asia Pasifik.
Informasi selengkapnya: www.ensigninfosecurity.com.
Ensign InfoSecurity sukses meraih berbagai penghargaan, termasuk PIKOM Digital Excellence Awards 2025 di Malaysia (kategori: Cybersecurity: Managed Security Services), serta gelar "Best MNC Vendor" di ajang The Cybersecurity Awards 2025, Singapura.









