![]() |
SÃO PAULO, 14 Mei 2026 /PRNewswire/ — ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), perusahaan terkemuka di dunia yang menyediakan solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi, menggelar ajang Broadband User Congress 2026 di São Paulo dengan tema "Monetize Your Intelligent Broadband". Ajang ini dihadiri lebih dari 300 eksekutif dari penyedia layanan internet (ISP), operator telekomunikasi, pemerintah, asosiasi industri, serta mitra ekosistem dari berbagai negara di Amerika Latin. Lewat ajang ini, ZTE menyoroti strategi monetisasi jaringan pita lebar cerdas (intelligent broadband) yang mengutamakan efisiensi biaya jaringan, peningkatan kinerja operasional, serta inovasi home service. ZTE memperkenalkan berbagai solusi komprehensif yang memungkinkan operator dan ISP beralih dari model bisnis berbasiskan konektivitas semata menuju model bisnis yang bernilai tambah dengan peningkatan ARPU, diversifikasi pendapatan, dan daya saing yang lebih kuat.

ZTE Gelar Ajang Broadband User Congress 2026 di São Paulo dengan Tema "Monetize Your Intelligent Broadband"
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fang Hui, Senior Vice President, ZTE, mengatakan: "ZTE telah beroperasi di Amerika Latin selama lebih dari 20 tahun, menggarap berbagai proyek strategis dan melayani lebih dari 100 juta pengguna di Brasil. ZTE berkomitmen menghadirkan pengalaman premium melalui inovasi teknologi, mendorong pertumbuhan melalui kemitraan, serta mendukung transformasi industri berbasiskan AI. Dengan kapabilitas lengkap yang mencakup ‘Konektivitas + Komputasi", kami berkomitmen membangun ekosistem digital yang terbuka dan cerdas, sekaligus menciptakan nilai tambah baru bersama mitra di Amerika Latin."
Dalam forum tersebut, ZTE memaparkan konsep operasional jaringan dan portofolio terbaru untuk mewujudkan monetisasi pita lebar secara lebih konkret.
Dari sisi pembangunan jaringan pita lebar, ZTE menekankan pengembangan jaringan berkinerja tinggi bagi pelanggan.
Di sisi akses, solusi FTTx dari ZTE mampu menekan kendala dalam pembangunan jaringan melalui perangkat OLT tipe lightweight, memanfaatkan CEM dan AI untuk analisis kualitas serta pemasaran yang lebih tepat sasaran, sekaligus membuka peluang di pasar B2B melalui solusi jaringan kampus optik berbasiskan AI dan perangkat interaktif. Sistem ODN cerdas juga memastikan pengelolaan jaringan secara menyeluruh sepanjang siklus hidup.
Dari sisi transport, ZTE memperkenalkan solusi OTN 1.6T full-band C+L berbasiskan AI yang meningkatkan kapasitas, efisiensi spektrum, serta kemampuan operasional jaringan. Selain itu, ZTE juga meluncurkan core router berkapasitas 28,8 Tbps dan aggregation router berperforma tinggi, guna mendukung pengembangan jaringan IP generasi baru yang lebih cepat, efisien, aman, dan cerdas.
Dalam aspek operasi dan pemeliharaan (O&M) cerdas, platform AIOps dapat meningkatkan efisiensi diagnosis gangguan jaringan, menekan biaya operasional, serta mendorong evolusi menuju jaringan otonom tingkat lanjut (L4).
Untuk layanan pita lebar di rumah (home broadband), ZTE menghadirkan inovasi AI yang meningkatkan efisiensi biaya total (TCO).
Dari sisi konektivitas cerdas, AI Wi-Fi 7 menjadi fondasi utama yang menawarkan keunggulan dalam hal spesifikasi, jangkauan, serta pengelolaan jaringan.
Untuk layanan smart home yang bernilai tambah, fitur large-model mendukung pengembangan AI untuk O&M, kamera AI, serta AI Smart View sehingga mewujudkan pengalaman baru di rumah yang menyatukan smart control, kebugaran, hiburan, hingga keamanan—sekaligus mendorong pergeseran dari layanan konektivitas dasar menuju layanan bernilai tambah tinggi.
ZTE juga mengembangkan platform smart operations yang mendukung pengelolaan perangkat rumah dari jarak jauh secara terpadu, termasuk diagnosis, optimalisasi jaringan, serta pemasaran layanan tambahan yang lebih tepat sasaran. Platform ini menghemat biaya O&M, menjaga stabilitas pendapatan, serta membangun sistem efisien untuk monetisasi berkelanjutan.
ZTE membantu ISP meningkatkan pendapatan melalui fase implementasi yang mudah dan efisiensi operasional.
Teknologi Light PON mendukung proses pembangunan jaringan yang lebih cepat dan hemat biaya.
Sementara itu, Light OTN mengusung desain berdensitas tinggi 12,8T dalam form factor 2U dengan pengelolaan WebGUI yang simpel. Solusi ini mendukung kapasitas 1,6T per panjang gelombang, implementasi zero-touch, serta plug-and-play sehingga turut memangkas biaya dan mempermudah O&M, sekaligus menjaga efisiensi total biaya kepemilikan (TCO).
Light IP Network menghadirkan konvergensi jaringan IP ringan secara terpadu, mulai dari CPE hingga backbone, berbasiskan satu arsitektur terbuka, evolusi produk yang lancar, serta O&M simpel berbasiskan AI. Solusi tersebut mendukung integrasi jaringan heterogen sekaligus menjaga keandalan operasional ISP.
Dalam ajang ini, ZTE juga meluncurkan set-top box generasi terbaru TV 3.0 sebagai bagian dari pengembangan TV digital di Brasil. ZTE dan MediaTek menghadirkan solusi Wi-Fi 7 dan 10G PON untuk segmen premium dan UKM. Di sisi lain, ZTE juga bekerja sama dengan Qualcomm dalam pengembangan infrastruktur jaringan generasi baru berbasiskan AI.
Lu Maoliang, President, ZTE Brazil, mengatakan: "Brasil merupakan pasar strategis bagi ZTE. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di kawasan ini, ZTE telah melayani lebih dari 100 operator telekomunikasi dan ISP, membangun lebih dari 60.000 km jaringan serat optik, serta menjangkau lebih dari 30 juta rumah tangga."
NARAHUBUNG MEDIA:
ZTE Corporation
Communications
Surel: ZTE.press.release@zte.com.cn














