Acara Natal di Surabaya, Menkominfo Budi dan Menag Yaqut Kompak Sebut Prabowo Sahabat

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 28 Desember 2023 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara perayaan Natal Nasional 2023 di Gereja Bethany Nginden, Surabaya, Jawa Timur, Rabu 27 Desember 2023. (Dok. Tim Media Prabowo)

Acara perayaan Natal Nasional 2023 di Gereja Bethany Nginden, Surabaya, Jawa Timur, Rabu 27 Desember 2023. (Dok. Tim Media Prabowo)

HALLOIDN.COM – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tertawa seraya mengacungkan dua jempolnya.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Peristiwa terjadi saat Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Budi Arie Setiadi; dan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memanggil dirinya sebagai sahabat.

Sebutan tersebut diucapkan Budi dan Yaqut saat menyampaikan sambutannya di perayaan Natal Nasional 2023 di Gereja Bethany Nginden, Surabaya, Jawa Timur, Rabu 27 Desember 2023.

Dalam pidato pembukaannya, Budi lebih dulu menyapa Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemudian Yaqut, dan saat menyapa Prabowo, ia memanggilnya sebagai sahabat.

“Yang saya hormati Presiden RI Bapak Joko Widodo; Menteri Agama Bapak Yaqut Cholil Qoumas.”

Baca artikel lainnya di sini : Lanjutkan dan Sempurnakan Program Presiden Jokowi, Begini Penjelasan Gibran Rakabuming Raka

“Menko Polhukam Bapak Mahfud Md; dan Menteri Pertahanan, sahabat saya Bapak Prabowo Subianto,” kata Budi.

“Menteri Perdagangan; Menpan RP; Menparekraf; Menaker, Panglima, Kapolri, Wamenag, Wamenparekraf.

Duta Besar Tahta Suci Vatikan: Gubernur Jatim: Ketum PGI; serta para tamu undangan seluruh jemaat,” lanjut dia.

jasasiaran

Lihat juga konten video, di sini: Parade Perkusi dan Tarian Sambut Kehadiran Prabowo Subianto di Grand Sudirman Ballroom Bandung

Setelah itu, Yaqut pun menyampaikan sambutannya. Awalnya, ia menyebut Budi sebagai sahabat.

Kemudian, karena Budi menyebut Prabowo sebagai sahabat, seolah tidak mau ketinggalan, Yaqut juga memanggil Prabowo sebagai sahabatnya.

“Izinkan saya menyebut secara khusus pada yang terhormat Menteri Komunikasi dan Informatika”.

“Bukan Menteri Koordinasi, sekaligus Ketum Panitia Natal Nasional; sahabat saya Budi Arie Setiadi.”

“Saya bersahabat dengan beliau Pak, sejak kuliah, saya satu kampus dengan Pak Menkominfo,” ujar Yaqut.

“Jadi kalau saya bersahabat dengan Pak Budi Arie biasa, tapi kalau Pak Budi Arie mengaku sahabat Pak Prabowo, saya juga boleh ngaku saya juga sahabat Pak Prabowo,” imbuhnya.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Ucapan Yaqut tersebut langsung disambut tawa oleh Jokowi dan Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Jokowi kembali menekankan mengenai toleransi, terlebih memasuki tahun politik 2024.

Ia mengatakan, perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar dalam demokrasi.

“Walaupun kita sedang memasuki tahun poltik, walaupun sebentar lagi kita akan menyelenggarakan pemilu.”

“Memilih anggota legislatif, memilih presiden dan wapres.”

“Tetapi kita harus terus menjaga tolerasi, menjaga persatuan, perdamaian.”

“Perbedaan pilihan politik itu wajar dalam demokrasi,” tegas Jokowi.

Ia lalu mengingatkan bahwa masyarakat Indonesia dipersatukan oleh kepentingan yang lebih mulia.

Oleh karena itu masyarakat harus ingat pentingnya menjaga persatuan, kesatuan, perdamaian, dan memajukan Indonesia.

“Kita dipersatukan oleh kepentingan yang lebih mulia, yaitu menjaga persatuan kesatuan, perdamaian”.

“Kegotong royongan, kepentingan kemanusiaan, serta memajukan negara yang kita cintai ini negara Indonesia,” ujar dia.

Jokowi menegaskan, keberagaman adalah hukum alam yang tak bisa dihindarkan.

Kendati begitu, hidup rukun dan penuh kasih sayang adalah pilihan terbaik dalam kehidupan bernegara.

“Kita ingin terus memberi contoh pada dunia keberagaman itu adalah hukum alam yang tidak terhindarkan”.

“Perbedaan agama, perbedaan pandangan itu semakin wajar dalam kehidupan modern sekarang ini,” tutur Jokowi.

“Tetapi pilihan untuk hidup rukun dan penuh kasih sayang adalah sebuah pilihan baik yang diajarkan Tuhan kepada kita yang harus kita perjuangkan.”

“Dan harus kita tumbuh suburkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata dia.***

Berita Terkait

BNSP Sertifikasi 149 CPMI Welder Tujuan Korea Selatan di Batam, Meningkatkan Peluang Karir
Harun Masiku Masih Jadi Buronan, KPK Segera Periksa Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto
6 Tersangka Dikenai Penerapan Tindak Pidana Pencucian Uang, Termasuk Suparta dan Robert Indaro
Rencananya akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Wartawan Senior Salim Said Tutup Usia
Program Indonesia Kompeten 2024 Disosialisasikan di Jakarta
KPK Tahan 2 Orang Karyawan BUMN PT Amarta Karya, Kasus Proyek Pengadaan Subkontraktor Fiktif
Ini yang Dibahas Saat Grace Natalie Temui Presiden Jokowi dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno
Sebut Presiden Jokowi Sebagai Pemimpin yang Ikhlas, Prabowo Subianto Saya Terus Belajar
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 11:35 WIB

Tiongkok Diminta Dukung Implementasi Kawasan Industri Kaltara, Termasuk Investasi Industri Petrokimia

Selasa, 11 Juni 2024 - 10:28 WIB

Pertamina akan Akuisisi Produsen Gula dan Etanol Asal Brasil, Jokowi: Pertamina Telah Kalkulasi Bisnisnya

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:57 WIB

LSP Perikanan Hias Indonesia Terima SK Lisensi dari BNSP: Siap Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing Industri

Kamis, 30 Mei 2024 - 11:00 WIB

PT Pertamina Patra Niaga Ungkap Alasan Wajibkan Warga untuk Gunakan KTP Saat Pembelian LPG 3 Kg

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:42 WIB

OJK Jawa Barat Sukses Gelar Prakonvensi: Menyongsong RSKKNI Baru di Jasa Keuangan

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:10 WIB

Sebanyak 141 Daerah Tak Lakukan Gerakan Menanam Padahal Alami Kenaikan Harga Bawang Merah

Selasa, 21 Mei 2024 - 15:58 WIB

Sebanyak 141 Daerah Alami Kenaikan Harga Bawang Merah Tapi Tak Lakukan Gerakan Menanam

Rabu, 8 Mei 2024 - 11:46 WIB

Termasuk Eskalasi Tensi Geopolitik di Berbagai Kawasan, Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global

Berita Terbaru