HALLOIDN.COM – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menanggapi peluang putri Gus Dur, Yenny Wahid menjadi calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto.
Ahmad Muzani menyatakan banyak nama tokoh yang disebut bisa menjadi bakal calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto.
Namun bagi Gerindra nama itu harus mendapatkan persetujuan dari koalisi partai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam hal ini Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, yakni Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Baca artikel lainnya di sini: PDI Perjuangan Tanggapi Kedekatan Putri Gus Dur Yenny Wahid dengan Capres Ganjar Pranowo
“Koalisi kami sekarang ini koalisi antara Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa.”
“Semua nama yang beredar sebagai calon wakil presiden tentu harus mendapat persetujuan dari Gerindra dan PKB,” jelas Ahmad Muzani.
Baca Juga:
Inovasi PEPC Pacu Ekonomi Hijau lewat Agrosilvopastura
Pariwisata Jadi Jalur Gelap Baru Kartel Narkoba Internasional di Indonesia
Ahmad Muzani menyampaikan bahwa Gerindra dan PKB saat ini sedang mengintensifkan komunikasi dengan partai-partai lain guna membesarkan koalisi.
Ahmad Muzani berharap dalam waktu dekat akan segera diumumkan kembali partai-partai yang akan mendekat ke koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.
Menjawab soal peluang putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, yakni Yenny Wahid, menjadi calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.
“Semua nama yang diunggulkan masyarakat bagi kami adalah nama-nama yang cukup memiliki kapasitas, kapabilitas.”
Baca Juga:
Kesepakatan Dagang AS-Indonesia: Lonjakan IHSG dan Sisi Gelapnya
PM Kamboja dan Thailand Bahas Gencatan Senjata di Tengah Krisis Perbatasan
Ajang PROPAMI CUP Buka Ruang Rekreasi Sehat Bagi Profesional
“Dan kami menghormati kapasitas ketokohan itu, termasuk nama Ibu Yenny Wahid.”
“Oleh karena itu, kami menghormati,” kata Ahmad Muzani dijumpai di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 9 Agustus 2023.
Sebelumnya, Yenny Wahid menyatakan dirinya harus siap jika ditunjuk sebagai bakal cawapres untuk mendampingi bakal capres tertentu.
Yenny Wahid juga intens berkomunikasi dengan semua calon presiden, dengan Prabowo Subianto.
“Lalu dengan Pak Prabowo, suami saya dulu di Gerindra,” tutur Yenny Wahid.
Yenny Wahid pun mengaku siap untuk melenggang sebagai bakal cawapres pada kontestasi Pilpres 2024.***
Baca Juga:
Ketua KPK Sesalkan Tak Dilibatkan dalam Penyusunan DIM RUU KUHAP
DPR Apresiasi WTP 2024 Kementan, Ekonomi Pangan Harus Lebih Kompetitif
Retakan di Sulawesi Tengah: Poso Diguncang Gempa Dangkal Magnitudo 5,3