Envision Energy Hadirkan Sistem Energi Baru Berbasis AI untuk Industri Tambang dan Pengolahan Logam

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 28 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solusi ini mengintegrasikan energi terbarukan, penyimpanan energi, dan sistem pengaturan pasokan daya untuk menyediakan listrik yang andal dan hemat sekaligus menekan emisi industri.

MELBOURNE, Australia, 28 Oktober 2026 /PRNewswire/ — Envision Energy, pemimpin teknologi hijau di pasar global, memperkenalkan sistem energi baru berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk industri pertambangan dan pengolahan logam di ajang All Energy Australia. Sistem ini memadukan tenaga bayu dan surya, baterai penyimpanan energi, serta turbin gas berbahan bakar hidrogen hijau atau amonia hijau. Sistem pengaturan dan kendali terpadu melengkapi solusi tersebut untuk menekan biaya energi, menjaga keandalan pasokan listrik, dan mempercepat dekarbonisasi.

Sistem ini dirancang untuk menjawab tantangan yang dihadapi industri pertambangan dan pengolahan logam, yaitu menyediakan listrik hijau yang terjangkau dan andal bagi lokasi tambang terpencil yang memiliki koneksi jaringan listrik terbatas atau bahkan tidak terhubung sama sekali dengan jaringan listrik.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Envision mengintegrasikan pembangkit energi terbarukan, baterai penyimpanan energi, dan sumber listrik cadangan dalam satu sistem. Model AI untuk prakiraan cuaca dan energi, bersama platform AI EnOS, turut memprediksi produksi energi terbarukan dan kebutuhan listrik, merencanakan sistem, serta mengatur pasokan secara real-time. Teknologi ini mengoordinasikan pembangkit listrik, penyimpanan energi, dan kebutuhan industri sesuai dengan perubahan cuaca maupun kondisi operasional. Dengan demikian, pasokan listrik tetap tersedia dengan biaya energi yang lebih hemat.

Keamanan dan keandalan menjadi fokus utama dalam desain sistem ini agar dapat digunakan di lokasi tambang dan pengolahan logam dengan jaringan listrik normal, jaringan terbatas, maupun tanpa koneksi jaringan. Integrasi turbin angin dan penyimpanan energi turut meredam fluktuasi produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB), sedangkan baterai dengan kemampuan grid-forming menjaga kestabilan sistem. Sistem ini juga dilengkapi sistem perlindungan dan kendali tujuh lapis yang mengatur distribusi daya, menjaga stabilitas, serta menangani perlindungan dan pemulihan sistem. Rangkaian teknologi tersebut membantu sistem menghadapi perubahan beban listrik secara mendadak, tetap beroperasi tanpa jaringan, dan memulihkan pasokan setelah terjadi gangguan.

Envision juga menjajaki penggunaan turbin gas berbahan bakar hidrogen hijau atau amonia hijau sebagai alternatif generator diesel untuk menekan emisi dari pembangkit listrik cadangan. Selain itu, teknologi pengelolaan energi dan karbon Envision mendukung penghitungan jejak karbon produk serta penyediaan data untuk proses sertifikasi hijau. Upaya ini membantu produsen memenuhi permintaan pelanggan terhadap mineral dan logam dengan emisi yang lebih rendah, serta membuktikan kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) untuk mendukung pembiayaan hijau.

Envision menawarkan layanan terpadu, mulai dari perencanaan, rekayasa, pengiriman dan implementasi, hingga pengoperasian secara berkelanjutan, termasuk pilihan pembiayaan. Dengan menyesuaikan dan mengoptimalkan sistem untuk setiap lokasi, Envision menargetkan penghematan biaya energi secara keseluruhan sekitar 20%, porsi listrik dari energi terbarukan di atas 80%, serta keandalan pasokan listrik lebih dari 99,95%. Hasil aktual bergantung pada potensi sumber daya setempat, konfigurasi sistem, dan kebutuhan produksi.

Envision menerapkan solusi energi di berbagai proyek pertambangan dan pengolahan logam dengan menyesuaikannya terhadap sumber daya energi dan kebutuhan operasional setempat. Di kawasan Pilbara, Australia Barat, Envision memasok turbin angin untuk Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Nullagine milik Fortescue. Proyek tersebut menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur energi terbarukan yang mendukung strategi "Real Zero Fortescue".

Di Baotou, Tiongkok, Envision mengintegrasikan PLTB, baterai penyimpanan energi, dan kebutuhan listrik produksi ke dalam satu sistem energi untuk pengolahan paduan logam yang ramah lingkungan. Proyek ini memasok lebih dari 70% kebutuhan listrik dari energi terbarukan dan mengurangi emisi karbondioksida tahunan lebih dari 200.000 ton. Capaian tersebut membuktikan potensi energi terbarukan dalam mendukung produksi paduan logam yang membutuhkan energi dalam jumlah besar.

Dalam ajang All Energy Australia, Envision menjajaki kerja sama dengan produsen di sektor pertambangan dan pengolahan logam serta mitra proyek untuk mengembangkan sistem energi berbasis AI yang disesuaikan dengan potensi sumber daya lokal, kebutuhan listrik industri, dan target dekarbonisasi.

Berita Terkait

CityUHK Cetak Sejarah, Capai Peringkat Keempat di Asia dalam “QS Asia University Rankings 2027”, untuk Pertama Kalinya Tercatat dalam Jajaran Lima Besar Asia; Raih Peringkat Teratas dalam Tiga Indikator di Asia dan Delapan Indikator di Hong Kong.
Cambridge Luncurkan Laporan Terbaru, Dorong Keterlibatan Guru dalam Penyusunan Kebijakan AI di Sekolah
Taylor’s University Pertahankan Gelar Universitas Swasta Terbaik di Asia Tenggara Selama Enam Tahun Berturut-turut
Lazada Indonesia Hadirkan Pengiriman Ekstra Aman, iPhone Duo Tiba di Tangan Pelanggan Kurang dari 24 Jam
Segway Powersports Perkenalkan Jajaran Produk MY27 dan iFUN 2.0 di EICMA 2026, Perluas Ambisi di Pasar Global
NCCN dan Rumah Sakit Kanker Nasional Vietnam Memperluas Kolaborasi untuk Memajukan Sumber Daya Perawatan Kanker di Vietnam
Ampace Perkenalkan Teknologi Baterai Kendaraan Roda Dua di Ajang EICMA Milan, Buktikan Keandalan Produk di Pasar Global
KONE Masuk Jajaran Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik dalam Daftar “Best Employers 2027” Versi TIME dan Statista

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:09 WIB

CityUHK Cetak Sejarah, Capai Peringkat Keempat di Asia dalam “QS Asia University Rankings 2027”, untuk Pertama Kalinya Tercatat dalam Jajaran Lima Besar Asia; Raih Peringkat Teratas dalam Tiga Indikator di Asia dan Delapan Indikator di Hong Kong.

Kamis, 5 November 2026 - 09:55 WIB

Cambridge Luncurkan Laporan Terbaru, Dorong Keterlibatan Guru dalam Penyusunan Kebijakan AI di Sekolah

Kamis, 5 November 2026 - 08:50 WIB

Taylor’s University Pertahankan Gelar Universitas Swasta Terbaik di Asia Tenggara Selama Enam Tahun Berturut-turut

Kamis, 5 November 2026 - 07:18 WIB

Lazada Indonesia Hadirkan Pengiriman Ekstra Aman, iPhone Duo Tiba di Tangan Pelanggan Kurang dari 24 Jam

Kamis, 5 November 2026 - 06:29 WIB

Segway Powersports Perkenalkan Jajaran Produk MY27 dan iFUN 2.0 di EICMA 2026, Perluas Ambisi di Pasar Global

Berita Terbaru