![]() |
Publikasi di jurnal ilmiah yang telah melalui proses telaah sejawat (peer review) ini memperkuat temuan studi dan memvalidasi pengamatan tenaga medis bahwa dampak perawatan estetika tidak hanya sebatas penampilan fisik.
- Studi global "Pillars of Confidence" yang didukung Merz Aesthetics mengevaluasi dampak perawatan estetika terhadap kepercayaan diri pasien
- Temuan studi ini sejalan dengan pengamatan tenaga medis bahwa manfaat perawatan estetika tidak hanya sebatas penampilan fisik
- Format akses terbuka ASJ Open Forum memudahkan tenaga medis di seluruh dunia mengakses konten edukatif yang telah melalui proses ditelaah sejawat.
SINGAPURA, 11 Agustus 2026 /PRNewswire/ — Aesthetic Surgery Journal Open Forum (ASJ Open Forum) pada bulan ini menerbitkan hasil studi global Merz Aesthetics berjudul "Pillars of Confidence: Global Insights on Aesthetics and Self-Affirmation". Studi tersebut melibatkan 15.000 responden dewasa dari 15 negara. ASJ Open Forum merupakan jurnal internasional yang telah melalui proses telaah sejawat, serta menjadi publikasi resmi The Aesthetic Society. Melalui studi ini, Merz Aesthetics ingin memperluas pemahaman mengenai keterkaitan antara estetika, kepercayaan diri, dan ekspresi diri. Publikasi tersebut juga memudahkan tenaga medis mengakses materi edukatif sebagai referensi dalam praktik sehari-hari.

Merz Aesthetics: Global Insights on Aesthetics and Self Affirmation
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menelaah Dampak Estetika secara Lebih Luas
Studi global "Pillars of Confidence" merupakan kajian yang melibatkan berbagai negara dan kelompok usia untuk menelaah persepsi pasien terhadap perawatan estetika, serta pengaruhnya terhadap kepercayaan diri.
Merz Aesthetics menjalankan studi ini bersama Ipsos*, salah satu perusahaan riset pasar dan survei terbesar di dunia. Studi ini melibatkan 15.000 responden berusia 21 hingga 75 tahun** dari 15 negara. Wilayah dan negara yang berpartisipasi:
- Asia Pasifik: Tiongkok, Korea Selatan, Thailand
- Eropa, Timur Tengah, dan Afrika: Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Inggris, Uni Emirat Arab
- Amerika Latin: Brasil, Kolombia, Kosta Rika, Meksiko
- Amerika Utara: Amerika Serikat dan Kanada
Kaitan Penampilan dengan Kepercayaan Diri
Responden survei menilai kepercayaan diri sebagai salah satu unsur utama dalam kualitas kehidupan sosial. Hasil studi juga menunjukkan bahwa bagi sebagian orang, perawatan estetika tidak hanya memperbaiki penampilan, namun juga dapat meningkatkan kepercayaan diri.
- 72% responden global menyatakan setuju dengan pernyataan, "Saya percaya diri menjadi diri sendiri."
- 69% responden global menjalani perawatan estetika untuk menciptakan penampilan yang mencerminkan jati dirinya
- 72% responden global menilai perawatan estetika memengaruhi cara mereka memandang diri sendiri.
Menerapkan Temuan dalam Praktik Klinis
"Data dari ‘Pillars of Confidence’ menunjukkan bahwa perawatan estetika membantu pasien menyesuaikan persepsi diri melalui penampilan," ujar Dr. Shannon Humphrey, Peneliti Utama dalam studi "Pillars of Confidence", serta Associate Clinical Professor di University of British Columbia. Humphrey juga berpraktik sebagai dokter spesialis dermatologi kosmetik dan Medical Director di Humphrey & Beleznay Cosmetic Dermatology. Ia mengatakan bahwa dirinya mengamati pentingnya kepercayaan diri bagi para pasien. "Temuan ini membantu kami memahami dan mendukung pasien yang ingin mengembangkan potensinya sehingga turut meningkatkan kualitas layanan yang kami berikan," katanya.
Memberikan Dampak yang Autentik bagi Pasien
"Publikasi ini mendukung tenaga medis ketika berdialog dengan pasien mengenai kepercayaan diri dan estetika medis," ujar Chief Executive Officer, Merz Aesthetics, Bob Rhatigan. "Sebagai salah satu pemimpin di industri estetika medis, Merz Aesthetics berkomitmen membantu masyarakat yang ingin tampil lebih baik, merasa lebih baik, dan menjalani hidup yang lebih baik melalui inovasi, edukasi, serta peningkatan standar layanan," lanjutnya.
President, Asia Pasifik, Merz Aesthetics, Lawrence Siow, menambahkan, "Temuan studi tersebut memperkuat tren di Asia Pasifik. Kami menilai, kepercayaan diri merupakan sesuatu yang sangat personal. Semakin banyak pasien memandang perawatan estetika sebagai sarana untuk mengekspresikan diri, merawat diri, dan membangun kepercayaan diri dalam jangka panjang. Asia Pasifik memiliki beragam standar kecantikan sehingga fokus masyarakat kini bergeser dari sekadar transformasi penampilan menuju hasil yang lebih autentik dan personal. Merz Aesthetics berkomitmen mendukung tenaga medis melalui wawasan, edukasi, dan inovasi agar mereka dapat membangun dialog yang lebih bermakna dengan pasien, dengan kepercayaan diri sebagai fokus utama."
Publikasi lengkap ASJ Open Forum: https://academic.oup.com/asjopenforum/advance-article/doi/10.1093/asjof/ojag058/8607786?login=false
Laporan lengkap dari studi "Pillars of Confidence": https://merzaesthetics.com/confidence/.
*Merz Aesthetics. (2025). Pillars of Confidence: Global Insights on Aesthetics and Self-Affirmation. Didukung oleh mitra riset Ipsos.
** Untuk kawasan Asia Pasifik, rentang usia responden adalah 21-65 tahun.
Tentang Merz Aesthetics
Merz Aesthetics merupakan perusahaan estetika medis yang selama bertahun-tahun mendukung tenaga kesehatan, pasien, dan karyawannya untuk membangun kepercayaan diri. Perusahaan ini berkomitmen membantu masyarakat di seluruh dunia agar dapat tampil lebih baik, merasa lebih baik, dan menjalani kehidupan sebagai versi terbaik dari diri mereka, sesuai dengan makna yang mereka definisikan sendiri. Portofolio produk Merz Aesthetics yang telah teruji secara klinis mencakup produk injeksi, perangkat medis, dan perawatan kulit yang memenuhi kebutuhan pasien dengan standar keamanan dan efektivitas yang tinggi. Sebagai perusahaan keluarga yang telah berdiri lebih dari 115 tahun, Merz Aesthetics membangun hubungan yang erat dengan pelanggan layaknya keluarga sendiri. Kantor pusat global Merz Aesthetics berada di Raleigh, North Carolina, Amerika Serikat, dan menjangkau 90 negara. Merz Aesthetics juga merupakan bagian dari Merz Group yang berdiri pada 1908 dan berkantor pusat di Frankfurt, Jerman.












