HALLOIDN.COM – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menanggapi dinamika politik yang terjadi saat ini, termasuk yang dialami partainya.
AHY juga mengajak kader untuk bersyukur kepada Tuhan.
Menurut AHY, dinamika politik yang menurutnya terjadi secara cepat itu adalah cara Tuhan menyelamatkan Demokrat dari hal-hal buruk.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya juga mengajak kita semua untuk bersyukur karena Allah SWT masih sayang kepada kita.”
“Bisa jadi, ini adalah cara Tuhan untuk menyelamatkan kita dari hal-hal yang lebih buruk,” imbuh AHY.
Baca artikel lainnya di sini: Gerindra Mulai Bangun Komunikasi dengan Partai Demokrat, Ahmad Muzani: Akan Dintensifkan Hari-hari Ini
Namun begitu, AHY mengaku paham betul bahwa kader-nya marah dan kecewa karena perjuangan Demokrat dilukai oleh pihak yang menurutnya tidak jujur.
Baca Juga:
Pizza Hut Indonesia dan TUKR Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior Ajak Anak Peduli Lingkungan
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan
“Saya tahu para kader Demokrat marah dan kecewa, bukan karena ketum (ketua umum)-nya tidak menjadi cawapres (calon wakil presiden).”
“Tapi karena perjuangan Demokrat telah dilukai oleh mereka yang tidak jujur, serta telah melanggar komitmen dan kesepakatan,” tutur AHY.
AHY menyebut partai-nya telah membuka lembaran baru atau move on pasca-hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) dan siap menyongsong peluang baik lainnya.
“Hari ini, kami keluarga Partai Demokrat dengan berbesar hati, dengan kerendahan hati, menyatakan move on”.
Baca Juga:
High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI
AdaKami Bangun Akses Air Bersih dan Sanitasi Layak untuk Warga Dusun Banjarsari Lampung Selatan
T’way Air Luncurkan Program “Explore Korea, One Destination at a Time”
“Dan siap menyongsong peluang-peluang baik di depan,” kata AHY dalam konferensi pers di DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Senin, 4 September 2023.
AHY mengatakan pihaknya harus membuka lembaran baru karena Indonesia memerlukan pemikiran, jiwa, dan tindakan-tindakan yang besar.
Dia pun mengingatkan seluruh pihak agar tidak terjebak pada narasi dan isu yang bisa memecah belah bangsa.
“Kita tidak tahu dalam perjalanannya ke depan, kita mungkin akan bertemu kembali dan menjalin kerja sama untuk agenda-agenda besar kebangsaan,” kata AHY.
Pada konferensi pers itu, AHY mengajak kader Demokrat untuk tetap tenang dan berpikir jernih.
Ia menyebut, Demokrat tidak akan patah oleh ganjalan politik sekeras apa pun.
Baca Juga:
UOB Asset Management Soroti Ketahanan Ekonomi Global di Tengah Kondisi yang Semakin Tidak Menentu
Shanxi Gelar Dialog Global tentang Pelestarian Warisan Budaya
“Kita juga tidak akan berkompromi pada konspirasi politik securang apa pun,” ucap AHY.***













